Tips Hidup Sehat

Mei 3, 2009 oleh putrie07

Bagaimana memadukan antara ibadah dan mendapatkan manfaat bagi kesehatan kita, berikut kami suguhkan 6 tips menjalankan puasa sehat:

1. Jangan Tinggalkan Sahur

Sahur merupakan salah satu rangkaian dalam ibadah puasa Ramadhan yang sangat disarankan, dalam sebuah Hadist disebutkan bahwa “Bersabda Rasulullah SAW: “Sahurlah kamu, karena dalam sahur itu terdapat berkah yang besar”. Kenapa sahur penting bagi kita yang menjalankan puasa?, Saat menjalankan puasa tubuh kita tidak mendapatkan asupan gizi kurang lebih selama 14 jam. Untuk itu supaya tubuh dapat menjalankan fungsi dengan baik, sel-sel tubuh membutuhkan gizi dan energi dalam jumlah cukup. Untuk menu sahur sebaiknya pilih makanan berserat dan berprotein tinggi, tapi hindari terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang manis-manis.

Banyak makan makanan manis disaat sahur akan membuat Anda cepat lapar di siang hari. Makanan manis membuat tubuh bereaksi melepaskan insulin secara cepat, insulin berfungsi memasukkan gula dari dalam darah ke dalam sel-sel tubuh dan digunakan sebagai sumber energi. Sedangkan makan makanan berserat membuat proses pencernaan lebih lambat dan membantu insulin dikeluarkan secara bertahap. Untuk membuat energi dari sahur tahan lama, bersahurlah lebih akhir saat mendekati imsak.

2. Jangan Tunda Berbuka

Setelah seharian menahan lapar dan dahaga tentunya energi kita terkuras, untuk memulihkan energi kembali, saat berbuka makanlah karbohidrat sederhana yang terdapat dalam makanan manis. Makanan yang mengandung gula mengembalikan secara instant energi kita yang terkuras seharian. Tetapi usahakan menghindari minum es atau yang bersoda, karena jenis minuman ini dapat membuat pencernaan tak berfungsi secara normal.

3. Makanlah Secara Bertahap

Biasanya begitu mendengar bedug magrib, tanpa tunggu lagi kita langsung menyantap habis hidangan yang disediakan diatas meja. Ini bukanlah pola yang bagus untuk kesehatan, setelah seharian perut kita tak terisi dan organ cerna beristirahat, sebaiknya jangan langsung menyantap hidangan dalam jumlah besar. Saat tiba waktu berbuka makan makanan manis, seperti kolak, atau minum teh hangat, istirahatkan sesaat, bisa Anda gunakan jeda itu untuk menjalankan sholat magrib sambil memberi waktu organ cerna kita menyesuaikan. Baru setelah sholat Anda dapat lanjutkan kembali makan makanan yang lebih berat seperti nasi dan lauk-pauknya. Dan setelah Tarawih dilanjutkan lagi dengan sesi makan kecil atau camilan.

4. Jangan Tinggalkan Olahraga

Menjalankan puasa bukan berarti berhenti total berolahraga. Justru aktivitas fisik tetap dibutuhkan untuk menjaga kelancaran peredaran darah agar kita tidak mudah loyo. Namun untuk urusan ini pilih olahraga ringan yang tak membutuhkan energi berlebih, seperti lari-lari kecil atau jalan kaki. Sebaiknya lakukan olahraga menjelang waktu berbuka. Tarawih selain ibadah juga sebagai sarana menjaga kebugaran
jasmani karena saat melakukan sholat tarawih sama dengan membakar kalori.

5. Konsumsi Cukup Air

Air merupakan zat yang sangat dibutuhkan tubuh. Lebih dari 60 % tubuh kita terdiri dari air. Untuk menjalankan fungsinya dengan baik setiap organ tubuh kita membutuhkan air. Tanpa air yang cukup tubuh akan mengalami gangguan. Untuk itu perbanyak minum air untuk simpanan dalam tubuh supaya semua organ berfungsi dengan baik. Yang disebut air disini bukan hanya berupa air putih, tapi susu dan teh pun juga termasuk di dalamnya. Supaya kebutuhan tubuh tercukupi, aturlah agar Anda minum delapan gelas air sebelum menjalani puasa esok hari.

6. Kendalikan Emosi

Rasulallah bersabda bahwa puasa itu bukan hanya menahan lapar dan dahaga tetapi juga menahan nafsu. Dengan kata lain tujuan puasa adalah me-manage emosi, belajar bersabar dan berupaya mendekatkan diri kepada Tuhan. Secara psikologis ini mempengaruhi mental-spiritual kita, dengan mengendalian emosi membuat jiwa kita
tumbuh lebih sehat, dan merasakan kedekatan dengan Allah membuat hati kita damai. (erl)

Standar Ujian Nasional

Mei 3, 2009 oleh putrie07
Minggu, 22 Maret 2009 07:45:39 WIB | Ujian Nasional

Ujian Nasional atau UN adalah kegiatan pengukuran dan penilaian kompetensi peserta didik secara nasional pada jenjang pendidikan menengah. UN bertujuan menilai pencapaian kompetensi lulusan secara nasional pada mata pelajaran tertentu dalam kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi.

Hasil UN digunakan sebagai salah satu pertimbangan untuk:

  • pemetaan mutu satuan dan/atau program pendidikan;
  • dasar seleksi masuk jenjang pendidikan berikutnya;
  • penentuan kelulusan peserta didik dari program dan/atau satuan pendidikan;
  • pembinaan dan pemberian bantuan kepada satuan pendidikan dalam upaya peningkatan mutu pendidikan.

Materi soal

Standar Kompetensi Lulusan Ujian Nasional (SKLUN) Tahun Pelajaran 2008/2009 merupakan irisan (interseksi) dari pokok bahasan/sub pokok bahasan Kurikulum 1994, Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar pada Kurikulum 2004, dan Standar Isi. Kisi-kisi Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2008/2009 disusun berdasarkan SKLUN. Soal UN disusun dan dirakit berdasarkan kisi-kisi UN Tahun Pelajaran 2008/2009. Soal UN dikembangkan dan dikelola oleh Pusat Penilaian Pendidikan (Puspendik) Balitbang Depdiknas dibawah koordinasi BSNP. Soal UN disusun dan ditelaah oleh guru, dosen dan Puspendik di bawah koordinasi BSNP. Oleh karena itu semua butir soal yang terdapat pada ujian nasional diharapkan telah diajarkan di sekolah.

Kriteria kelulusan

Peserta UN dinyatakan lulus jika memenuhi standar kelulusan UN sebagai berikut: memiliki nilai rata-rata minimal 5,50 untuk seluruh mata pelajaran yang diujikan, dengan nilai minimal 4,00 untuk paling banyak dua mata pelajaran dan minimal 4,25 untuk mata pelajaran lainnya; dan khusus untuk SMK nilai uji kompetensi keahlian minimum 7,00. dan digunakan untuk menghitung nilai rata-rata UN.

Pemerintah daerah dan/atau satuan pendidikan dapat menetapkan batas kelulusan di atas nilai sebagaimana dimaksud pada ayat (1), sebelum pelaksanaan UN.

Sistem Informasi Geografis

Mei 3, 2009 oleh putrie07

Abstrak

Pertumbuhan dan perkembangan Kota Bandung sebagai salah satu Kota besar di Indonesia menyebabkan pertumbuhan dan perubahan sarana jalan sebagai pendukung utama dalam mobilisasi elemen-elemen Kota Bandung terutama manusia. Pertumbuhan dan perubahan sarana jalan ini secara langsung dapat mempengaruhi pola mobilisasi masyarakat Kota Bandung dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Hal ini dapat menyebabkan banyak hal seperti bertambahnya kemacetan, keterlambatan, dan lain-lain. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu sistem yang dapat membantu mengatasi perubahan ini. Sistem yang dapat mempermudah manusia dalam menggunakan sarana jalan. Salah satunya adalah Sistem Informasi Geografis Penentuan Jalur Terpendek menggunakan Algoritma Dijkstra.
Sistem tersebut dibuat dengan menggunakan data spasial dan data atribut yang berkaitan dengan objek jalan dan bangunan. Data-data yang ada diolah sehingga sistem dapat memberikan visualisasi jalan terpendek menuju tempat yang diinginkan oleh user, diupdate sesuai dengan penambahan data-data baru sehingga pencarian rute dapat dilakukan pada data-data yang lebih banyak, memberikan informasi jalan yang ada di Kota Bandung, dan dapat digunakan secara mudah oleh pihak-pihak yang berkepentingan dengan sistem ini.
Perancangan sistem ini menggunakan perangkat lunak MapInfo Profesional 8.0 yang dapat mengolah data spasial dan atribut. Sedangkan untuk menampilkan visualisasi jalur terpendek sekaligus interface sistem digunakan Visual Basic 6.0. Dalam menggunakan aplikasi ini, user cukup menginputkan node asal dan node tujuan. Setelah tombol find ditekan maka akan ditampilkan jarak tempuh antar node dan visualisasi jalur terpendek menggunakan garis berwarna biru berdasarkan algoritma Dijkstra yang ada dalam program tersebut. Bila ada penambahan node baru maka program akan membuat ulang matriks ketetanggaan hanya diawal program dijalankan, tetapi untuk penginputan node awal dan node tujuan selanjutnya program hanya mengeksekusi algoritma Dijkstra berdasarkan matriks ketetanggaan yang telah dibuat diawal tadi. Setelah itu, visualisasi peta dengan jalur terpendeknya ditampilkan. Tampilan peta dibuat semenarik mungkin dengan dilengkapi nama dan warna untuk tiap bangunan dan jalan. Penggunaan peta juga dibuat semudah mungkin dengan disediakannya tombol zoom in, zoom out, info, dll. Selain itu, data aplikasi ini juga dijaga keamanannya dengan disediakannya fitur admin khusus untuk merubah data-data.
Dari penjabaran diatas, dapat ditarik suatu kesimpulan aplikasi SIG ini berdasarkan tujuan awal yang telah ditentukan sebelumnya. Pertama mempermudah user dalam mecari jalur terpendek menuju sarana umum yang ingin dituju. Kedua, tampilan visualisasi peta yang dilengkapi dengan nama jalan dan bangunan dapat memberikan informasi bagi user terutama user yang baru pertama kali mengunjungi Kota Bandung. Ketiga, aplikasi yang fleksibel dalam penambahan data baru. Keempat, Interface yang ada membuat SIG menjadi mudah digunakan. Kelima, pendukung dalam pengambilan keputusan yang berkaitan dengan tata kota wilayah Bandung.

Kata Kunci : Sistem Informasi Geografis, jalur terpendek, Algoritma Dijkstra

My Identitas’qu

Mei 3, 2009 oleh putrie07

maniss

Maret 1, 2009 oleh putrie07

pilih buah2an yang manisssss & segar

Manis

Maret 1, 2009 oleh putrie07

Hello world!

Maret 1, 2009 oleh putrie07

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!